Perumahan syariah, kelebihan dan kekurangannya

Perumahan syariah, kelebihan dan kekurangannya. Banyak konsumen bingung dengan system KPR yang digunakan dari perumahan syariah. terlihat sama saja dengan KPR konvensional, bahkan terlihat cukup besar nilainya terutama dari Uang muka yang biasa digunakan oleh developer syariah dalam pendanaan dimuka dari proyek perumahan syariah syariah.

Perlu kita ketahui semua proyek dari properti syariah yang sekarang. Mulai bertaburan bahwa pembiayaan atas keuangan sepenuhnya ditanggung oleh pihak developer termaksud dari resiko yang ditimbulkan atas bisnis yang dikembangkan oleh developer syariah tersebut. Namun demikian bila kita cermati sebenarnya keuntungan nya jauh lebih besar yang dimiliki konsumen.

Perumahan syariah

Apa saja yang perlu di pelajari sebagai perbandingannya?

  1. Rata rata depeloper syariah dalam proses bemberian KPR kepada konsumen dengan uang muka 30%. Tapi jangan salah, ada juga yang tanpa Uang muka. Namun bila kita cermati pada KPR konvensional juga tidak kecil. Karena ada hiden cost yang kita kadang kadang tidak mengetahuinya yaitu biaya KPR yang meliputi: Biaya biaya asuransi, biaya provisi, adm dll. Ini juga terbilang cukup besar. Diluar biaya BPHTB dan Notaris.kerennya nilai 30% tersebut sdh mengurangi flapon kredit. Berbeda dengan  KPR konvensional dia terpisah dari plafonnya sendiri. Karena dikatagorikan biaya.
  2. Nilai hutang sdh diketahui jumlahnya kepada pihak depeloper sampai lama cicilan yang kita pinjam. Begitupun jumlah cicilan perbulannya tetap ( flat ) sampai lunas. Berbeda dengan konvensional tergantung dani nilai suku bunga floting yang berubah.
  3. Kekuranganya pada umumnya perumahan syariah indent. Sehingga konsumen perlu menunggu. Pembangunan tergantung DP masuk, hal itu dikarenakan pembiayaan pembangunan ditanggung bersama bersama dan resiko yang diterima developer cukup besar. Walaupun demikian diperumahan konvensionalpun terjadi hal yang sama. Banyak developer konvensional juga hanya jual maket dulu.
  4. Kelebihan lain dari perumahan syariah adalah tidak adanya denda dan sita pada asset yang sudah kita beli. Berbeda jika konvensional, bila anda telat bayar cicilan tiap bulan pastinya kena denda oleh bank. Begitu juga jangka waktu tertentu bila terjadi kredit macet bank akan akan melelang rumah anda di balai lelang. Ini merugikan konsumen, karena harga biasanya jarang sesuai dengan expetasi pasar. Berbeda dengan perumahan syariah. bila telat bayar anda tidak dikenakan denda bisa dibicarakan dengan pihiak developer. Begitupun bila anda mengalami kesulitan keuangan yang disebabkan hilangnya pendapatan anda. Maka solusi terakhir maka pihak developer syariah secara bersama sama dengan konsumen mejualkan rumah anda. Sesuai dengan harga kesepakatan kedua belah pihak ( harga pasar ) dan selisih hutang akan diberikan kepada anda tanpa ada biaya lainnya.
  5. Lingkungan, ini nilai jual yang paling tinggi oleh developer syariah. Karena lingkungannya yang dibangun islami, begitupun fasum dan fasos, yang menunjang dari kegiatan islami.

Informasi mengenai perumahan syariah bandung bisa di sharia agency atau hubungi 0812 1970 6879